3 Penyakit Kulit Wajah Disebabkan Kosmetik

  • Whatsapp

Penyakit kulit bisa ada waktu kulit terkena kandungan pengawet serta pewangi dalam kosmetik, seperti paraben, formaldehida, formalin, imadazolidinyl urea, isothiazolinone, methylisothiazolinone, serta quaternium-15. Diluar itu, penyakit kulit dapat juga dipacu oleh kandungan alumunium, asam salisilat, sodium lauret sulfat, serta logam, seperti merkuri serta kromium.

Berikut beberapa penyakit kulit yang dapat dikarenakan oleh penggunaan kosmetik:

Read More

1. Dermatitis kontak

Kosmetik serta produk perawatan badan yang bersentuhan langsung dengan kulit bisa mengakibatkan dermatitis kontak. Dermatitis kontak ini sendiri terdiri jadi dua type, yakni:

  • Dermatitis kontak iritan
    Berlangsung saat bahan kosmetik mengiritasi kulit Anda. Iritasi kulit bisa muncul dalam beberapa waktu, beberapa hari, atau beberapa minggu sesudah pemakaian kosmetik. Kulit juga jadi kemerahan, berasa perih, tersengat, gatal, lecet, atau serta keluarkan cairan bila digaruk.
  • Dermatitis kontak alergi
    Alergi pada kulit berlangsung karena terdapatnya reaksi skema kebal badan pada bahan dalam kosmetik. Tanda-tanda berbentuk gatal, kulit kemerahan, serta abuh bisa muncul di leher, muka, telinga, mata, serta bibir Anda. Reaksi itu umumnya ada seputar 12-48 jam sesudah kulit terkena kosmetik.
    Cap ‘tidak mengakibatkan iritasi’, ‘hipoalergenik’, dan ‘lulus uji tes sensitivitas’ tidak jamin produk itu seutuhnya aman serta tidak mengakibatkan alergi atau masalah kulit. Ini mengingat penyebab alergi pada tiap orang berlainan.

Reaksi alergi atau iritasi memang kadang susah dibedakan. Ada saatnya satu orang bisa alami gabungan dari keduanya.

2. Urtikaria

Urtikaria atau biduran diikuti dengan timbulnya ruam, kulit berasa perih, kesemutan, serta gatal-gatal. Tanda-tanda itu umumnya ada beberapa waktu sampai seputar 1 jam sesudah kulit terserang kosmetik, serta bisa lebih baik sendirinya dalam tempo 24 jam.

3. Anafilaksis

Anafilaksis ialah reaksi alergi kronis yang jarang ada tetapi dapat menyebabkan fatal. Penyakit ini diikuti dengan kesusahan bernafas, pusing, mual, serta muntah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *